Ekuador Menjadi Bukti Agar Tetap Bermain Poker di Rumah !!!

Ekuador menjadi perbincangan dunia akbiat gagalnya mengantisipasi kasus covid 19 ini. Bermain Poker online dirumah menjadi salah satu bukti membantu pemerintah indonesia dalam memutus rantai virus pandemi covid-19. Bermain poker dapat diakses melalui smartphone atau komputer sehingga dengan mendaftarkan akun anda situs poker terpercaya.

Ekuador termasuk salah satu negara yang kewalahan dalam mengurus pandemi COVID Virus-19. Data yang terkumpul sampai dengan senin ini total kasus positif coorna di ekuador mencapai 9.468 denan total kematian mencapai 474.

Namun, jumlah kematian dari satu provinsi menunjukkan ribuan orang tewas. Provinsi Guayas mencapai salah satu provinsi terbanyak yang terinfeksi postif virus corona dengan total kasus 6.700 kematian hanya dalam waktu dua minggu.

Ekuador Krisis COVID-19

Jumlah korban virus corona yang meninggal di Ekuador dilaporkan melonjak tajam pada bulan ini. Hal itu membuat pemerintah serta pihak berwajib di Kota Guayaquil, Ekuador kesusahan untuk menguburkan para warga yang meninggal dampak coronavirus COVID-19.

Lebih dari 70 persen kasus covid 19 telah ditemukan di salah satu pusat kota terbesar di ekuador yaitu Guayaquil. Guayaquil merupakan ibu kota provinsi dari guayas dimana telah ditemukan kasus sebanyak 9.000 kasus covid-19.

Pemerintah setempat menggunakan program penguncian penuh untuk mencegah bertambahnya pasien yang terinfeksi virus korona covid-19. Tetapi, masih banyak masyarakat yang nakal dan tak mengindahkan regulasi pemerintah yang mengakibatkan kian banyaknya pasien covid-19.

Mayat Terlantar dijalanan Ekuador

Mayat warga yang terinfeksi COVID Corona Virus-19 dibiarkan tergeletak di jalan-jalan, di luar rumah atau rumah sakit dan bahkan kamar mayat. Mayat-mayat itu dibungkus terpal plastik, sudah bengkak dan berbau busuk lalu dikelilingi oleh lalat.

Sebuah rekaman video tersebar akibat situasi Ekuador penuh tubuh pasien covid-19. Dalam video tersebut peti mati terlihat dan puluhan kantong mayat berserakan di pinggir jalan Guayaquil. Wabah virus corona pusat di Ekuador. Selain itu, narasi tentang melengkapi terlantarnya mayat meng-upload video. Video upload secara luas tersebar di media sosial Facebook dan Twitter dengan narasi dari 5000 orang meninggal akibat virus corona di Ekuador.

Faktor Meluasnya Virus Pandemi Covid 19

Selain fakkor kurangnya kesadaran masyarakat terhadap virus pandemi covid 19. Kurang nya fasilitas kesehatan juga menjadi fakkor utama semakin meludaknnya kasus virus pandemi di negara bagian Amerika Selatan ini. Laporan New York Times menyebut bahwa dokter mengatakan tak ada cukup alat test covid 19 di negara ini.

Oleh karena itu data mendis mengenai jumlah kematian dan pencegahan covid-19 akan sulit untuk dihentikan..Selain kekurangan lahan pemakaman ketersedian peti juga menjadi permasalahan serius yang sedang di hadapi mereka oleh karena itu pemerintah ekuador memerintahkan untuk Napi memproduksi peti jenasah.

Ekuador Menjadi Contoh Ganasnya Virus Covid-19

Indonesia sendiri awalnya terkesan memandang sebelah mata wabah virus pandemi ini. Dimana masyarakat masih saja beraktivitas diluar rumah seakan tidak terjadi apa pun di negara ibu pertiwi ini. Jika diteruskan bisa saja Indonesia menjadi negara yang hampir sama dengan ekuador dimana akan ditemukan mayat-mayat berserakan dijalanan. ndonesia secara berkala telah menerapkan PSBB di beberapa wilayah guna mempersempit penyebaran virus covid 19 ini. PSBB surabaya menjadi kota di jawa timur pertama yang telah menerapkan sistem ini.

Share This Post: